Link

Online

Pengunjung: 8, Anggota: 0...
paling banyak online: 113
(anggota: 0, pengunjung: 113) pada 05 Mei : 03:32
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom

Diving Air Tawar Batang Tabik Payakumbuh

Komunitas selam dari Unit Selam Diving Proklamator Universitas Bung Hatta melakukan penyelaman dengan peralatan scuba diving di pemandian alami Batang Tabik Payakumbuh (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Dekan FPIK Arlius, PhD Narasumber Pembahas Evaluasi Riset LRSDKP Tahun 2020

Dekan FPIK Arlius, PhD Narasumber Pembahas Evaluasi Riset LRSDKP Bungus Tahun 2020 (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

FPIK-UBH Tanda Tangani MoU dengan LRSDKP Bungus

Loka Riset Sumber Daya dan Kerentanan Pesisisr (LRSDKP)Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta, 16/11-20 (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Luaskan Kerjasama, FPIK-UBH Tanda Tangani MoU dengan LRSDKP Bungus

FPIK-UBH Tanda Tangani MoU dengan LRSDKP Bungus (Indrawadi/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Mengenal Benur Lobster baru

Rabu 25 November 2020 - 17:23:32

gambar: lobster FPIK UBH - Kata ”benur lobster” akan semakin makin popular beberapa minggu ke depan, terkaitnya ramainya pemberitaan tentang kata “Lobster”ini

Apa itu benur lobster ?

Berdasarkan KBBI, benur memiliki dua makna. Pertama yaitu benih udang yang hampir tidak kasatmata. Kedua, anak udang windu. Dalam hal ini, maka benur adalah anakan lobster yang tidak kasat mata.

Dikutib dari laman : https://kkp.go.id/an-component/media/upload-gambar-pendukung/DJPT/2020/Kepdirjen%20PT%2048%202020%20ttg%20Juknis%20BBL.pdf

Tentang petunjuk teknis pemanfaatan benih lobster ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Nomor 48/Kep-Djpt/2020 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Benih Bening Lobster (Paulirus spp.) dari Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus spp.).

Ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi, untuk dapat melakukan penangkapan benih lobster. Dokumen tersebut di antaranya Surat Pendaftaran Nelayan Calon Penangkap Benih Bening Lobster (Puerulus), Surat Rekomendasi Nelayan Calon Penangkap Benih Bening Lobster (Puerulus), Surat Permohonan Kuota Kelompok Penangkapan Benih Bening Lobster (Puerulus), dan Surat Permohonan Penetapan Nelayan Penangkap dan Lokasi Penangkapan Benih Bening Lobster.

Di petunjuk teknis itu juga terdapat Surat Pernyataan Pelaku Usaha Calon Eksportir Benih Bening Lobster (Puerulus), Jumlah kebutuhan Benih Bening Lobster (Puerulus) untuk budidaya dan ekspor, serta kebutuhan pakan budidaya lobster, dan sebagainya.

Petunjuk teknis juga meliputi penetapan kuota penangkapan benih bening lobster, pendaftaran eksportir dan waktu pengeluaran benih bening, penetapan nelayan penangkap dan lokasi penangkapan benih bening lobster, pelaporan dan pendataan hasil tangkapan benih bening, penerbitan surat keterangan asal benih (SKAB) bening lobster (Puerulus), dan penetapan harga patokan terendah benih bening lobster (Puerulus) di tingkat nelayan.

Adapun potensi dan jumlah benih lobster yang boleh ditangkap dan diekspor ditetapkan oleh Komisi Nasional Pengkajian Sumber Daya Ikan (Komnas Kajiskan) yang beranggotakan para ahli.(IM)
model cetak buat pdf untuk berita ini

Punya 40 Titik Kerangka Kapal Perang Bersejarah, KKP Lirik Peluang Beasiswa Bagi Putra Daerah baru

Rabu 25 November 2020 - 06:17:49

FPIK UBH - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyadari posisi strategis perairan Indonesia yang menyebabkan ramainya pelayaran, perlintasan dan labuh kapal asing, termasuk kapal perang. Terdapat sekitar 40 titik kerangka kapal perang asing dari era Perang Dunia II (PD II) yang teridentifikasi berada di perairan teritorial Indonesia.

Bekerja sama dengan The University of Sydney, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) menyelenggarakan workshop “Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Kerangka Kapal Perang Bersejarah” secara daring pada 16-26 November 2020.

lengkapnya klik : https://kkp.go.id/djprl/artikel/25071-punya-40-titik-kerangka-kapal-perang-bersejarah-kkp-lirik-peluang-beasiswa-bagi-putra-daerah
model cetak buat pdf untuk berita ini

Sektor Kelautan dan Perikanan Jadi Topik Debat Publik Pertama Antar Pasangan Cagub-Cawagub Sumbarbaru

Selasa 24 November 2020 - 03:33:24

gambar: debat FPIK UBH - Sektor pesisir dan kelautan dan ekosistim terkait termasuk pariwisata bahari, menjadi salah satu topik debat Publik Pertama Antar Pasangan Calon Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020. Debat publik antar pasangan itu disiarkan Langsung dari Studio TVRI Sumatera Barat Tgl 23 November 2020 Pukul 21.00 wib, siaran langsung tersebut juga disiarkan secara live streaming melalui beberapa akun Youtube.

Ke-empat calon pasangan calon Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Sesuai Nomor Urut adalah : 1. Mulyadi - Ali Mukhni 2. Nasrul Abit - Indra Catri 3. Fakhrizal - Genius Umar 4. Mahyeldi - Audy Joinaldy.

Mulai dari menit : 1:53:52 via akun Youtube : https://youtu.be/CQC3_h-PKLI , ke empat kandidat saling menawarkan berbagai konsep dan gagasan untuk pengelolaan sumberdaya pesisir dan kelautan bagi kesejehateraan masyarakat . (IM).


model cetak buat pdf untuk berita ini

Penyusun Materi Debat Pilgub Sumbar : Termasuk Dosen FPIK-UBH Dr. Suparnobaru

Senin 23 November 2020 - 03:39:20

gambar: suparno FPIK UBH - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) telah menetapkan tim penyusun materi debat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar tahun 2020. Tim penyusun materi debat itu terdiri dari 11 orang.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU Sumbar, Gebril Daulay, tugas tim penyusun materi debat ini, yaitu menyusun dan merumuskan daftar pertanyaan berdasarkan RPJP dan visi-misi pasangan calon yang disampaikan saat mendaftar ke KPU Sumbar.

Tim penyusun materi debat tersebut dipilih sesuai PKPU Nomor 4 tahun 2017, PKPU Nomor 11 tahun 2020 dan Pedoman Teknis Nomor 465 tahun 2020 yang terdiri dari akademisi, profesional dan tokoh masyarakat.

Berikut nama-nama tim penyusun materi debat Pilgub Sumbar 2020:
• Khairul Fahmi – Dosen Fakultas Hukum Unand
• Yefri Heriani – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar
• Harry Efend – Dosen Fakultas Ilmu Budaya Unand
• dr Andani Eka Putra – Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand
• Riki Saputra – Rektor Universitas Muhammadiyah Sumbar
• Eka Vidya Putra – Dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
• Hasril Caniago – Jurnalis senior
• Irman – Pakar pendidikan IAIN Batusangkar
• Suparno – Pakar Perikanan dan kelautan Universitas Bung Hatta
• Khalid Syaifullah – Aktivis Lingkungan Hidup
• Yosafra – Dosen Fakultas Teknik Unand.

Saksikan Debat Publik nanti malam, Senin 23/11-20 jam 21.00 WIB di TVRI-Sumbar.
sumber: https://padangkita.com/tim-penyusun-materi-debat-pilgub-sumbar-rampung-ada-11-orang-termasuk-dr-andani-eka-putra/
model cetak buat pdf untuk berita ini
Halaman       >>  
Fasilitas Pencarian
Belum ada agenda bulan ini.

SSRKJSM






1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30





Translate This Page
Copyright (c) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta
Dibangun oleh Tim Swakelola PTSS 2009 Univ. Bung Hatta bersama CV. Djamboe WebDesign