Link

Online

Pengunjung: 4, Anggota: 0...
paling banyak online: 61
(anggota: 0, pengunjung: 61) pada 06 Jun : 16:23
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom
Potensi Laut yang Terabaikan
Abjad Pertama Judul Tulisan
B E H I K L P R S Daftar
03 05
Al-Jum'a, 19 Rabi Al-Awwal 1431 H - 14:55:34
oleh: Dr. Ir. Junaidi, M.Si

Potensi sumberdaya perikanan kita sangat potensial namaun belum dimanfaatkan secara optimal. Yang memanfaatkan potensi yang besar tersebut adalah negara lain dengan cara yang ilegal. Berbagai progaram telah dilahirkan untuk memacu pertumbuhan sektor perikanan namun masih belum terlihat jelas dan belum dirasakan masyarakat secara keseluruhan. Padahal bila kita olah dengan teknologi yang lebih baik mampu menggenjot ekonomi negara melalui devisa yang dihasilkan dari sektor perikanan. Untuk lebih jelasnya silahkan baca artikelnya dibawah ini.


Pembangunan sektor perikanan merupakan harapan bangsa Indonesia di masa depan. Potensi perikanan yang merupakan harta karun yang belum termanfaatkan secara optimal. Kita selalu membanggakan bahwa potensi sumberdaya yang terkandung di dalamnya cukup potensial untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat pesisir dan mampu menhasilkan devisa Negara untuk membayar hutang pemerintah yang belum terbayar. Potensi sumberdaya tersebut seperti bahan: mineral, pariwisata, perikanan, mutiara, dan bahan jenis galian lainnya yang terkandung di dasar laut. Keberuntungan Indonesia yang diberikan Allah yang maha agung sebagai Negara yang terletak di khatulistiwa yang merupakan pertemuan arus panas dan dingin, yang menyebabkan sumberdaya perairan Indonesia begitu subur.

Potensi-potensi tersebut tersebar di wilayah Nasional dari Sabang sampai Merauke yang tersusun dalam satu hamparan pulau besar dan kecil yang jumlahnya 17.508 buah pulau yang memiliki garis pantai terpanjang nomor dua di dunia (81.000 km). Potensi sumberdaya tersebut selalu kita banggakan, namun hanya dapat diperkatakan dan tersimpan dalam dada, tetapi bagaimana ia diolah menjadi suatu komoditi yang dapat memberikan sumbangan kepada rakyat Indonesia yang masih hidup dalam serba kekurangan khususnya rakyat pesisir yang menetap di kawasan pantai. Bila kita melihat sejenak ke belakang di zaman pemerintahan Bapak Pembangunan Soeharto berbagai program telah dijalankan namun belum dapat menyentuh lapisan bawah masyarakat pesisir, walaupun program yang sama di zaman pemerintahan Habibi, Gusdur, Mega, dan Sby terus digulirkan namun belum lagi mampu menghasilkan potensi perikanan menjadi komoditi handalan. Jikala semua program yang di usulkan oleh pemerintah sebagian besar digunakan untuk membeli teknologi penangkapan ikan yang mampu mengolah laut mungkin sumabngan sektor perikanan menjadi penyumbang terbesar terhadap GDP Indonesia.

Tampaknya pemerintah melalui program yang memfokuskan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil dan menengah terus bergulir namun pemanfaatan potensi laut belumlah optimal. Sementara potensi laut tersebut dimanfaatkan oleh Negara-negara asing untuk mengeruk laut Indonesia. Hal ini terjadi sebelum adanya satelit yang dapat memberikan informasi pencurian hasil laut Indonesia. Potensi perikanan laut yang belum termanfaatkan secara optimal ini yang merupakan andalan Dinas Kalautan dan Perikanan tergambar dari besarnya permintaan dari manca Negara ke atas komoditi perikanan seperti : Jepang, Uni Eropa, Amerika, Inggris. Jika kita menyimak Negara-negara pengekspor perikanan terbesar, perikanan seperti China, Thailand, Neewergia, Filipina, dan Japang yang memiliki potensi jauh lebih kecil berbanding Negara kita Indonesia. Pada tahun 2004, ekspor perikanan mereka mencapai target melebihi Indonesia. Cina masalnya menjadi produser terbesar penghasil ikan yaitu mencapai 40 juta to/tahun.

Menurut Rokhim Indonesia memiliki peluang yang besar menjadi produser ikan dan produk kelautan terbesar di dunia melebihi China. Sementara Indonesia dengan potensi 65 juta ton pertahun yang baruuu dimanfaatkan hanya 9,2%  saja. Ini merupakan potensi perekonomian yang amat besar dan sifatnya berkelanjutan. Apabila berpaling dari potensi yang kita miliki ini sungguh amat merugi. Oleh karena itu mari kita satukan tekat dan fisi dan misi kita kedepan untuk membangunan sektor perikanan kedepan. Jika para para komponen bangsa ini, menyatukan tekat baik pemerintah pusat, daerah, perbankan, pengusaha dan nelayan. Berbagai aktifitas dapat kita lakukan terhadap potensi laut ini yang dapat menghasilkan devisa  dan perikanan mampu menghasilkan US $ milyar pertahun yang terdiri dari : perikanan tangkap US $ 15,1 milyar, Budidaya laut US $ 46,7 milyar, perairan umum 1,1 milyar, Tanbak US $ 10 milyar, budidaya air tawar Us $ 5,2 milyar, dan bioteknologi kelautan 7 milyar. Besar harapan masyarakat Sumatera Barat umumnya dan para nelayan khususnya terhadap Dinas Kelautan dan Perikanan untuk membangun sektor perikanan kedepan sudah tentu Bapak Kepala Dinas perikanan dan Kelautan Ir. Yosmeri dan kepala-kepala dinas Kabupaten telah memiliki konsep yang jelas untuk membangunnan perikanan Sumatera Barat ke depan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kep. Mentawai, telah memulai program-program pembangunan yang tetap bermuara dan keberpihakan kepada ekonomi masyarakat. Program-program tersebut antara lain yaitu program Coremap yang saat ini sedang dikembangkan sehingga kedepan lautan dan lingkungan akan tetap terjaga dan mampu memberikan sumbangan terhadap pembangunan perikanan dan pembangunan Sumatera Barat umumnya. Peranan lembaga Perguruan tinggi dalam hal ini Fakultas Perikanan dan ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta yang dipimpinan oleh Dekan Ir. Yempita Effendi, M.S tetap membuka diri sebagai lembaga perguruan tinggi yang selalu mengutamakan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta lembaga LPPM siap bekerja sama dengan semua pihak untuk membangun perikanan kedepan. Insya Allah laut kita, terpeliharalah lingkungan laut dan terumbu karang, sejahteralah nelayan dan pengusaha, damailah pemerintah dan Negara.

Potensi Laut yang Terabaikan oleh Dr. Ir. Junaidi, M.Si
Artikel Manajemen Bisnis Perikanan dan Kelautan Lain
Fasilitas Pencarian
Belum ada agenda bulan ini.

SSRKJSM


12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930


Translate This Page
Copyright (c) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta
Dibangun oleh Tim Swakelola PTSS 2009 Univ. Bung Hatta bersama CV. Djamboe WebDesign