Link

Online

Pengunjung: 5, Anggota: 0...
paling banyak online: 61
(anggota: 0, pengunjung: 61) pada 06 Jun : 16:23
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom

Mahasiswa FPIK Universitas Bung Hatta Tanaman Mangrove di Pantai Kampus

Mahasiswa Fakutas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta melaksanakan penanaman bibit tanaman Mangrove di Pantai Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Selasa (28/11/2017). (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

FPIK Universitas Bung Hatta Gelar Kuliah Umum Pengendalian Mutu Ikan

Kepala Pusat Karantina Ikan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan KKP Dr. Ir Riza Priyatna MP dan Dekan FPIK Universitas Bung Hatta Ir Mas Eriza MP. (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

PKL BDP 2017

Rektor Universitas Bung Hatta melepas Mahasiswa PKL Prodi BDP tahun 2017 (Humas/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Prof. Dr. Ir. Eng. Ahmad Fitriadhy, dosen University Malaysia Trengganu kunjugi Tambak Busmetik

UMT Berminat bekerja sama dengan FPIK untuk Pengembangan Tambak dengan Teknologi Busmetik (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

PKL PSP 2017

Pelepasan PKL Mahasiswa Prodi PSP ke Perusahaan Perikanan di Jakarta, Cirebon, Bogor dan PT. Dempo Andalas Samudera Bungus (Y.E/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Mahasiswa FPIK Universitas Bung Hatta Tanaman Mangrove di Pantai Kampus

Selasa 28 November 2017 - 08:40:30

gambar: bakau FPIK UBH - Mahasiswa Fakutas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta melaksanakan penanaman bibit tanaman Mangrove di Pantai Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Selasa (28/11/2017).

Dekan Fakutas Perikanan dan Ilmu Kelautan Ir. Mas Eriza, MS menyampaikan keberadaan hutan Mangrove di sepanjang pesisir pantai memberikan manfaat yang besar bagi manusia dan mahkluk hidup lainnya.

“Fakutas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta memiliki laboroatorium alam ekosistem tanaman Mangrove yang berada di tepi pantai kampus. Lokasinya sangat mendukung untuk kegiatan praktik mahasiswa dan belajar langsung di alam yang terkait dengan mata kuliah ini. Tentunya dengan keberadaan laboraotrium alam ini dapat meningkatkan kompetensi lulusan,” sebutnya.

Sementara itu, Dr. Ir. Eni Kamal, M.Sc dosen Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Program Pascasarjana ini menyampaikan kegiatan penanaman Mangrove ini perlu terus diadakan mengingat luas hutan Mangrove yang ada di Sumatra Barat terus mengalami pengurangan akibat alih fungsi lahan dan aktivitas lainnya. Tentunya hal ini akan mengancam keberadaan hutan Mangrove yang nantinya dapat berdampak bagi ekeosistem pesisir dan laut.

“Di Laboratorium Alam Ekosistem Mangrove ini memiliki 5 jenis tanaman Mangrove yang tumbuh subur hingga saat ini. Untuk melakukan penananam Mangrove ini tidak sembarangan harus disesuaikan dengan kondisi lahannya. Untuk tanaman mangrove disini dengan karakteritisit lahan yang berlumpur dan berpasir,” sebut dosen yang memiliki keahlian di bidang ekologi dan konservasi kawasan pesisir dan laut ini.

Ia berharap pemerintah terkait dapat giat melakukan penanaman Mangrove ini, karena di beberapa daerah di Sumatra Barat sendiri, hutan Mangrove-nya perlu reboisasi dan rehabilitiasi. Daerah yang memiki hutan Mangrove yang masih padat di Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Pasaman Barat.

“Dengan adanya hutan Mangrove ini, kita dapat memetik banyak manfaat seperti untuk menjaga lingkungan dari abrasi pantai, menjadi tempat tinggal ikan hingga menjadi objek wisata yang sangat potensial sehngga dapat meningkatkan prekonomian masyarakat sektiar,” imbuhnya saat liputan bersama TVRI Sumbar. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak buat pdf untuk berita ini

Ridwan, Mahasiswa BDP Juara 1 Dayung di Kejuaraan Rafting Intenasional Triboaton

Senin 20 November 2017 - 10:51:06

gambar: 3 FPIK UBH - Ridwan mahasiswa Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta angkatan 2016 berhasil meraih Juara Umum dan juara pertama Rafting Intenasional Triboaton untuk cabang Kejuaraan Dayung di Empat Lawang Provinsi Sumatra Selatan dan di Kabupaten Musi Rawas Internasional Triboaton.
model cetak buat pdf untuk berita ini

FPIK Universitas Bung Hatta Gelar Kuliah Umum Pengendalian Mutu Ikan

Kamis 16 November 2017 - 01:10:02

gambar: kuliah_umum FPIK UBH - Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Bung Hatta bekerja sama dengan Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Kelas I Padang menyelenggarakan Kuliah Umum mengenai Peran BKIPM dalam Mengawal Kedaulatan Berkelanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat Kelautan Perikanan yang bertempat di Aula Balirung Caraka Gedung B Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Selasa (14/11/2017).

Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Azwar Anada, MA menyampaikan FPIK Universitas Bung Hatta merupakan salah satu fakultas yang banyak menjalin kerja sama dengan berbagai instansi dalam meningkatkan kualitas lulusan dan peran serta di masyarakat luas.

Kuliah umum kali ini sangat penting mengingat proses karantina itu penting dalam menjaga kualitas suatu produk. Dengan demikian mahasiswa dan praktisi yang bergerak di bidang perikanan dan kelautan ini dapat memahami lebih dalam lagi seputar peran dan proses karantina ini.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar Ir. Yosmer menyambut baik sekali kegiatan kuliah umum ini, karena Sumatra Barat memiliki potensi perikanan yang sangat besar dan belum dikelola dengan sepenuhnya. FPIK Universitas Bung Hatta telah berkontribusi dalam meningkatkan SDM dalam dunia perikanan. Alumni FPIK Universitas Bung Hatta banyak bertebaran diberbagai instansi perikanan dan kelautan.

“Semua potensi perikanan ini harus dikelola dengan baik agar memberikan dampak pada peningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga kaitannya dengan ketahanan pangan, apabila mutu yang dihasilkan bagus, maka akan menghasilkan kualitas yang baik,” sebutnya.


Ia mengatakan kaitannya dengan ketahanan pangan ini pemerintah akan melakukan pembinaan sisitem jaminan mutu hasil perikanan, melaksanakan pengawasan terhadap mutu hasil perikanan dan fasileitas teknis serta melaksanakan pengujian dan pemerikasaan laboraotrium terhadap bahan baku, bahan pembantu dan produk akhir dari hasil pengolahan. Kemudian melaksanakan pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan.

“Mengingat potensi perikanan yang sagat besar ini, menjadi peluang yang menjanjikan bagi mahasiswa ketika tamat kuliah untuk membuka usaha di sektor ini. Disamping itu, selama kuliah juga dapat mengembangkan dirinya dengan mengikut pelatihan dan kegiatan kewirausahaan,” pesannya.

Kepala Stasiun KIPM Kelas I Padang Sugeng Prayogo, S. P, M. Si mengungkapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi mahasiswa dan pelaku usaha di bidang perikanan dan kelautan.

Kuliah umum ini mendatangkan Kepala Pusat Karantina Ikan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kementerian Kelauatan dan Perikanan Republik Indonesia Dr. Ir Riza Priyatna MP yang dimoderatori oleh Dekan FPIK Universitas Bung Hatta Ir Mas Eriza MP. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak buat pdf untuk berita ini

Mahasiswa FPIK Universitas Bung Hatta Magang di Malaysia dan Perusahaan Perikanan

Selasa 14 November 2017 - 10:50:42

Padang, FPIK UBH - Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Azwar Ananda, MA melepas secara resmi mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang akan melaksanakan magang yang disebar ke berbagai instansi dalam dan luar negeri. Kegiatan ini bertempat di Ruang Sidang Rektor Gedung E Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Senin (13/11/2017).

“Magang atau kerja praktik itu merupakan fase pendidikan dalam mempraktikkan teori yang telah diperoleh selama kuliah. Dengan magang mahasiswa dapat belajar secara langsung di lapangan dan menimba banyak pengalaman” ujar Azwar Ananda yang didampingi Wakil Rektor I Universitas Bung Hatta Dr. Hendra Suherman, ST, MT.

Ia berpesan agar para mahasiswa dapat menjaga nama baik alamater selama mengikuti program magang ini dan mampu membangung networing yang luas dengan instansi yang menjadi lokasi magang. Peluang dalam dunia perikanan ini sangat besar sekali, selain bekerja di instansi pemerinatahan, industri juga membuka peluang usaha baru.

Di samping itu juga untuk mahasiswa yang magang ke luar negeri di Univeristi Malaysia Terengganu. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk menimba ilmu dan belajar etos kerja di negeri orang. Dalam waktu dekat ini juga Universitas Bung Hatta akan melaksanakan MoU dengan Univeristi Malaysia Terengganu sekaligus untuk memonitoring mahasiswa yang magang ini

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan menyampaikan kegiatan magang ini merupakan bagian dari pelaksanaan kurikulum KBK-KKNI yang telah berlaku di dua juruan yaitu Budidaya Perairan dan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. Program magang ini diikuti oleh 29 mahasiswa Budidaya Perairan dan 31 mahasiswa Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. “Fakultas sangat mendukung sekali kegiatan magang ini dalam meningkatkan kualitas lulusan nantinya,” tambahnya.

Ketua Jurusan Budidaya Perairan Dra. Elfrida, M.Si. Apt mengatakan program magang ini sesuai dengan kurikulum jurusan yang wajib diambil oleh mahasiswa pada semester 7 untuk mata kuliah Praktik Keterampilan Budidaya Ikan (PKBI). Mata kuliah ini merupakan salah satu syarat untuk pengajuan judul skripsi.

Pada semester ini terdapat 5 tempat untuk lokasi magang yaitu Universitas Malasyia Terenggganu, Balai Besar Perikanan Air Payau di Jepara, Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol Bali, PT, Swadaya Mitra Perkasa di Aceh dan Tambak Udang Bapak Poheng di Langkat Sumatra Utara.

Mahasiswa akan fokus mengenai udang dan ikan Kerapu tentang pembenihan di Hatchery dan pembesaran di tambak. Kemudian untuk mahasiswa yang magang di di Univeristi Malaysia Terengganu akan membahas seputar teknik pembenihan udang, kultur pakan alami, formula pakan buatan hingga teknik pemeliharaan ikan hias dan akuaskap. Pelaksanaan magangnya selama 1-2 bulan dimulai dari 20 November 2017 mendatang.

Sementara itu Ketua Prodi PSP menjelaskan bahwa PKL Mahasiswa PSP dilaksanakan di 9 Perusahaan Perikanan, 6 Perusahaan Ekspor Ikan Tuna di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Muara Baru Jakarta. 1 Perusahaan Pabrik Alat Tangkap di Cirebon, 1 Perusahaan Pengolahan Hasil Perikanan di Bogor dan 1 Perusahaan Eksportir Tuna di Bungus Teluk Kabung. PKL Prodi PSP sudah mulai dilaksanakan sejak tanggal 1 November 2017 sampai dengan 15 Januari 2018.

“Kita berharap dengan magang ini mahasiswa dapat belajar banyak dan memperoleh ilmu yang langsung dari lapang sebagai bekal nantinya memperoleh pekerjaan ketika lulus kuliah,” sebutnya. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak buat pdf untuk berita ini
Halaman       >>  
Fasilitas Pencarian
Belum ada agenda bulan ini.

SSRKJSM




123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Download Terbaru
Translate This Page
Copyright (c) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta
Dibangun oleh Tim Swakelola PTSS 2009 Univ. Bung Hatta bersama CV. Djamboe WebDesign