Link

Online

Pengunjung: 2, Anggota: 0...
paling banyak online: 61
(anggota: 0, pengunjung: 61) pada 06 Jun : 16:23
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom

LIPI dan FPIK-UBH akan Perbaharui Data Kondisi Terumbu Karang Mentawai

Dekan FPIK Universitas Bung Hatta Ir. Mas Eriza,MP menyebukan bahwa, Puslitbang Oseanolgi LIPI dan FPIK Universitas akan segera memperbaharui data kondisi terumbu karang Mentawai (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Foto Bareng Menteri Kelautan dan Perikanan

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berfoto bersama dengan Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta di Jambak Sea Turtle Camp,Pasir Jambak. (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Kunjungan Menteri Susi Di Ranah Minang

Memperingati Hari Pers Nasional Menteri Kelautan Dan Perikanan Susi Pudji Astuti Berkunjung Ke Ranah Minang

[i]Foto : Harian Rakyat Sumbar[/i] (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Universitas Bung Hatta Miliki 16 Unit Mobil Operasional Kampus

Badan Penguru Yayasan Pendidikan Bung Hatta melalui Rektor menyerahkan 16 unit mobil untuk kegiatan operasional kampus. (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UBH akan Buka Prodi Ocean Enggeneering dan Teknologi Pengolahan

Bekerja sama dengan University Malaysia Terengganu Malaysia, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta akan membuka program studi Ocean Enggeneering dan Teknologi Pengolahan. (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

FPIK Terbitkan OJS "Jurnal Perikanan Bilih dan Konservasi"

Rabu 23 Agustus 2017 - 06:12:06

FPIK UBH - Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara yang memiliki naskah terkait bidang perikanan dan kelautan, dapat mengirimkan naskahnya ke Jurnal Perikanan Bilih dan Konservasi.

Pengiriman dilakukan secara online melalui tautan http://103.216.87.88/index.php/bilih/user/register paling lambat tanggal 10 September 2017.

Terimakasih.

Editor in chief
model cetak buat pdf untuk berita ini

Menristek Dikti Umumkan 100 PT terbaik tahun 2017

Selasa 22 Agustus 2017 - 23:58:28

Jakarta, FPIK UBH - Sebagai upaya memetakan mutu dan potensi perguruan tinggi di Indonesia, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melakukan pengelompokkan/klasterisasi perguruan tinggi. Pada tahun 2017 ini performa perguruan tinggi Indonesia dinilai dari 4 (empat) komponen utama, yaitu: a) Kualitas SDM; b) Kualitas Kelembagaan; c) Kualitas Kegiatan Kemahasiswaan; serta d) Kualitas Penelitian dan Publikasi Ilmiah.

Setelah diumumkan klaster 1 perguruan tinggi di Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2017 di Puspitek Serpong, hari Senin, 21 Agustus 2017 Kemenristekdikti mengumumkan 100 Besar Perguruan Tinggi non Politeknik dan 25 Besar Perguruan Tinggi Politeknik di Indonesia.

Daftar klasterisasi perguruan tinggi ini merupakan data resmi dari Kemenristekdikti yang dapat digunakan sebagai informasi valid bagi masyarakat, jangan percaya data hoax yang tidak sesuai dengan daftar yang dikeluarkan Kementerian,” ujar Menristekdikti Mohamad Nasir di Jakarta.

Menristekdikti menambahkan bahwa pengelompokan/klasterisasi ini dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu perguruan tinggi secara berkelanjutan dalam melaksanakan tridharma, termasuk di dalamnya kesehatan organisasi. Dengan klasterisasi, Kemenristekdikti dapat menyusun formula yang tepat dalam melakukan pembinaan perguruan tinggi di Indonesia.

Klasterisasi ini juga dapat digunakan setiap perguruan tinggi sebagai refleksi dan motivasi bagi peningkatan kualitas perguruan tingginya, baik dari segi kualitas Sumber Daya Manusia, kurikulum, manajemen organisasi, riset, publikasi, pengabdian kepada masyarakat dan aspek lainnya,” imbuh Nasir.

Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti Patdono Suwignjo mengatakan pada tahun ini telah dilakukan penyempurnaan dari tahun sebelumnya. Penyempurnaan tersebut meliputi beberapa perubahan/penambahan indikator sehingga diharapkan komponen utama tersebut dapat lebih mencerminkan kondisi perguruan tinggi Indonesia sesuai dengan cakupan pada masing-masing komponen utama tersebut.

Patdono kemudian menjelaskan pada pengelompokan/klasterisasi tahun 2017 ini, indikator pada Kualitas SDM relatif tetap seperti yang digunakan pada tahun sebelumnya, yaitu meliputi i) presentase dosen berpendidikan S3; ii) presentase dosen dalam jabatan lektor kepala dan guru besar; iii) rasio jumlah dosen terhadap jumlah mahasiswa.

Indikator kualitas kelembagaan mengalami perubahan. Pada tahun sebelumnya hanya dicermin oleh indikator i) Akreditasi Institusi dan ii) Akreditasi Program Studi, maka pada tahun 2017 ini indikator kualitas kelembagaan ditambah dengan indikator i) jumlah program studi yang telah memiliki Akreditasi/Sertifikasi International, dan ii) jumlah mahasiswa asing.

Indikator yang mencerminkan Kualitas Kemahasiswaan tidak mengalami perubahan yaitu prestasi mahasiswa. Akan tetapi variabel yang mencerminkan prestasi mahasiswa tersebut lebih dipertajam dan diperluas, yaitu prestasi mahasiswa secara nasional dan internasional baik dalam kegiatan-kegiatan yang dikelola oleh Kemenristekdikti maupun non-kemenristekdikti, juga tingkat kepedulian perguruan tinggi/institusi terhadap kegiatan kemahasiswaan pun menjadi pertimbangan.

Sedangkan indikator yang mencerminkan Kualitas Penelitian mengalami penambahan yaitu tidak hanya i) kinerja penelitian, dan ii) rasio jumlah publikasi terindeks terhadap jumlah dosen, tetapi juga ditambah indikator terkait kinerja pengabdian pada masyarakat.

Sejalan dengan upaya pemerintah melalui Kementerian Ristek, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk lebih mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui revitalisasi politeknik, maka klasterisasi perguruan tinggi Indonesia pada tahun 2017 ini digolongkan dalam 2 (dua) kelompok yaitu i) kelompok Politeknik; dan ii) kelompok non-politeknik (universitas, institut, dan lainnya).

Daftar 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Politeknik Tahun 2017

1.Universitas Gadjah Mada
2.Institut Teknologi Bandung
3.Institut Pertanian Bogor
4.Universitas Indonesia
5.Institut Teknologi Sepuluh Nopember
6.Universitas Diponegoro
7.Universitas Airlangga
8.Universitas Brawijaya
9.Universitas Hasanuddin
10.Universitas Negeri Yogyakarta
11.Universitas Sebelas Maret
12.Universitas Andalas
13.Universitas Pendidikan Indonesia
14.Universitas Padjadjaran
15.Universitas Negeri Malang
16.Universitas Negeri Semarang
17.Universitas Udayana
18.Universitas Lampung
19.Universitas Sumatera Utara
20.Universitas Jember
21.Universitas Negeri Medan
22.Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
23.Universitas Riau
24.Universitas Sriwijaya
25.Universitas Jenderal Soedirman
26.Universitas Negeri Jakarta
27.Universitas Syiah Kuala
28.Universitas Negeri Makassar
29.Universitas Negeri Surabaya
30.Universitas Kristen Petra
31.Universitas Surabaya
32.Universitas Sanata Dharma
33.Universitas Mataram
34.Universitas Katolik Parahyangan
35.Universitas Pendidikan Ganesha
36.Universitas Kristen Satya Wacana
37.Universitas Halu Oleo
38.Universitas Tadulako
39.Universitas Muhammadiyah Malang
40.Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
41.Universitas Islam Indonesia
42.Universitas Tanjungpura
43.Universitas Jambi
44.Universitas Merdeka Malang
45.Universitas Bengkulu
46.Universitas Atma Jaya Yogyakarta
47.Universitas Sam Ratulangi
48.Universitas Bina Nusantara
49.Universitas Pasundan
50.Universitas Negeri Gorontalo
51.Universitas Lambung Mangkurat
52.Universitas Mulawarman
53.Universitas Negeri Manado
54.Universitas Katolik Soegijapranata
55.Universitas Stikubank
56.Universitas Trisakti
57.Universitas Islam Malang
58.Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malangkucecwara
59.Universitas Muslim Indonesia
60.Universitas Tarumanagara
61.Universitas Telkom
62.Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya
63.Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
64.Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
65.Universitas Islam Bandung
66.Universitas Muhammadiyah Surakarta
67.Universitas Negeri Padang
68.Universitas Nasional
69.Universitas Islam Sultan Agung
70.Institut Teknologi Nasional Malang
71.Universitas Bung Hatta
72.Institut Teknologi Nasional Bandung
73.Universitas Pendidikan Nasional
74.Universitas Warmadewa
75.Universitas Djuanda
76.Institut Seni Indonesia Yogyakarta
77.Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti
78.Universitas PGRI Adi Buana
79.Universitas Janabadra
80.Universitas Kristen Duta Wacana
81.Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta
82.Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara
83.Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
84.Universitas Palangka Raya
85.Universitas Trunojoyo
86.Universitas Nusa Cendana
87.Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
88.Universitas Widya Gama
89.Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
90.Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Banjarmasin
91.Universitas Mahasaraswati Denpasar
92.Universitas Pelita Harapan
93.Universitas Dr Soetomo
94.Universitas Slamet Riyadi
95.Universitas Kristen Maranatha
96.Institut Sains Dan Teknologi Akprind
97.Universitas PGRI Semarang
98.Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusa Megar Kencana
99.Sekolah Tinggi Pariwisata Pelita Harapan
100.Universitas Muhammadiyah Magelang

25 Besar Perguruan Tinggi Politeknik Indonesia Tahun 2017

1.Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
2.Politeknik Negeri Sriwijaya
3.Politeknik Negeri Semarang
4.Politeknik Negeri Malang
5.Politeknik Negeri Jakarta
6.Politeknik Negeri Jember
7.Politeknik Negeri Bandung
8.Politeknik Negeri Lampung
9.Politeknik Negeri Medan
10.Politeknik Negeri Pontianak
11.Politeknik Negeri Padang
12.Politeknik Negeri Ujung Pandang
13.Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
14.Politeknik Pertanian Negeri Kupang
15.Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
16.Politeknik Negeri Bali
17.Politeknik Negeri Samarinda
18.Politeknik Negeri Manado
19.Politeknik Negeri Banjarmasin
20.Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
21.Politeknik Negeri Lhokseumawe
22.Politeknik Caltex
23.Politeknik Negeri Kupang
24.Politeknik Manufaktur Bandung
25.Politeknik Ubaya

Diharapkan hasil pengelompokan/klasterisasi ini dapat mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk terus melakukan perbaikan mutu secara berkelanjutan dan memutakhirkan datanya di Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PD DIKTI) secara teratur sesuai amanat Pasal 56 UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Selain itu, hasil pengelompokan/klasterisasi ini akan digunakan sebagai pertimbangan untuk merancang program-program pembinaan dan penguatan perguruan tinggi Indonesia.

Sebagai perbandingan, informasi hasil pengelompokan/klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2016, dapat mengunjungi laman http://pemeringkatan.ristekdikti.go.id dengan memasukkan 6 (enam) digit kode perguruan tinggi masing-masing yang tercatat pada PD DIKTI Kemenristekdikti.

Sumber :Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik dan Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti
model cetak buat pdf untuk berita ini

FPIK Universitas Bung Hatta Gelar Lomba Keterampilan Siswa Perikanan dan Kelautan

Kamis 27 April 2017 - 06:50:55

gambar: lks_smk
FPIK UBH - Fakutlas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi sumatera Barat menyelenggarakan Lomba Keterampilan Siswa (LKS) Bidang Perikanan dan Kelautan di Laboratorium Terpadu FPIK Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta pada 22 April 2017.

Ir. Mas Eriza, M.Si Dekan FPIK Universitas Bung Hatta mengatakan kegiatan ini diikuti oleh pelajar SMK Perikanan dan Kelautan se- Sumatra Barat. Setidaknya terdapat 5 sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Peserta akan mengikuti ujian tertulis dan praktik di Bisnis Budidaya Perikanan dan Nautika Penangkap Ikan Pemenangnya akan diikutsertakan dalam perlombaan di tingkat nasional.

"Dengan adanya perlombaan ini dapat menjadi ajang latihan dan menguji kemampuan para pelajar mengenai bidang kelimuan yang digelutinya. Sekaligus sebagai saran untuk memperkenalkan Universitas Bung Hatta bagi pelajar. Potensi perikanan dan kelautan di Sumatera Barat sangatlah besar sehingga membutuhkan tenaga-tenaga yang kompeten di bidang ini," sebutnya.

Ia juga menambahkan Universitas Bung Hatta melalui Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta telah ditunjuk sebagai Tempat Uji Kompetensi Kelautan dan Perikanan untuk wilayah Sumatra. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi serta Pusat Penyuluhan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

“Uji kompetensi ini terbuka untuk siapa saja yang menggeluti bidang perikanan dan kelautan dimulai dari mahasiswa, praktisi, pegawai pemerintahan dan lainnya. Dengan adanya sertifikat dari uji kompetensi ini dapat menjadi nilai tambah untuk dapat bersaing secara global terutama dalam menghadapi tenaga asing di era Masyarakat Ekonomi Asean ini,” sebutnya. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak buat pdf untuk berita ini

Diving Proklamator Universitas Bung Hatta: Transplantasi Lamun sebagai Bagian Atraksi Wisata Bahari

Kamis 27 April 2017 - 06:49:56

gambar: lamun
FPIK UBH - Wisata bahari merupakan salah satu etalase yang ditawarkan kawasan wisata bahari terpadu Mandeh, Pesisir Selatan. Keberadaan terumbu karang dengan aneka warna, maupun keberadaan hutan mangrove dan padang lamun tentu menjadi hal yang wajib dijaga dan dilestarikan.

Degradasi ekosistem pesisir (hutan mangrove, terumbu karang dan padang lamun) yang telah terjadi menuntut usaha restorasinya. Usaha restorasi ekosistem pesisir melalui kegiatan penanaman bakau dan transplantasi karang telah sering dilaksanakan dan bahkan sudah menjadi bagian dari atraksi kegiatan wisata bahari, namun untuk transplantasi lamun belum atau bahkan jarang terdengar dilakukan.

Salah satu kegiatan yang digelar Diving Proklamator Universitas Bung Hatta saat latihan perairan terbuka di kawasan Mandeh, Sabtu-Minggu (8-9/4) kemarin adalah dengan melakukan transplantasi lamun. Karena tanpa keberadaan lamun, kawasan wisata bahari terpadu tersebut belum lah lengkap.

Ketua Diving Proklamator Universitas Bung Hatta, Nius mengungkapkan bahwa kegiatan transplantasi lamun tersebut merupakan salah satu bentuk aksi nyata dari unit selam Universitas Bung Hatta dengan memanfaatkan waktu disaat latihan perairan terbuka.

“Kegiatan ini juga salah satu bentuk aksi wisata bahari di kawasan Mandeh,” ujarnya.
Dijelaskannya, habitat lamun memiliki peran penting dalam ekosistem yakni sebagai media filtrasi (menjernihkan perairan dangkal), rumah biota laut, nursery ground, feeding ground, dan sediment trap (mengurangi besar gelombang).

Pembina Diving Proklamator Dr.Suparno,MSi sebelum keberangkatan tim tersebut menjelaskan, bahwa tehnik transplantasi lamun yang dilakukan adalah tunas tunggal Enhalus acoroides dan waktu transplantasi lamun dilakukan ketika air surut atau kedalaman air sekitar 40 – 60 cm, cuaca cerah, laut tenang, dan tidak hujan atau badai.

Metode yang digunakan sama seperti yang pernah dilakukan didaerah konservasi lain seperti di Kepulauan Seribu dan Gili Trawangan. Tunas-tunas muda lamun, diikatkan pada frame besi. Dalam metode tersebut tunas muda diikatkan pada frame besi dengan material yang mudah hancur (organik). Setelah tiga bulan harapannya lamun terlepas dari frame besi dan menyebar di wilayah perairan.

“Pemilihan jenis lamun ini berdasarkan jenis alami yang tumbuh dominan dan merupakan jenis pioner di kawasan transplantasi dan penting dilakukan untuk pengkayaan kondisi padang lamun menjadi lebih baik,” jelas Suparno.

Angga, salah satu pelaku wisata bahari di kawasan mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pelaku wisata yang ada. Pasalnya, jika keadaan terumbu karang atau lamun rusak, tentu keindahan wisata bahari yang selama ini dijual akan lenyap.

“Kegiatan ini tentu sangat positif. Semua pelaku wisata bahari harus peduli dengan terumbu karang dan ekosistim terkait. Dengan kegiatan ini, wisatawan juga tahu pelaku wisata bahari peduli dengan terumbu karang dan lamun,” jelasnya.

“Nanti setelah tiga bulan bersama tim Diving Proklamator kita lihat pertumbuhannya. Tidak menutup kemungkinan di lokasi-lokasi lain juga akan dilakukan transplantasi lamun,” imbuhnya lagi. (**Indrawadi-Humas UBH)
model cetak buat pdf untuk berita ini
Halaman   <<        >>  
Fasilitas Pencarian
Agenda Juni 2018
Belum ada agenda bulan ini.

SSRKJSM




123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930
Download Terbaru
»International Journal of MediPharm (473.67 kb)
Kategori: Yusra
»Publikasi Terkini (4 kb)
Kategori: Dahnil Johar
»Proseding Bioeti 2 Yempita Yusra (395.1 kb)
Kategori: Yusra
»Proseding Bioeti Yusra_Yempita (558.47 kb)
Kategori: Yusra
»Prosiding Semnas Undip (679.62 kb)
Kategori: Yusra
Translate This Page
Copyright (c) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta
Dibangun oleh Tim Swakelola PTSS 2009 Univ. Bung Hatta bersama CV. Djamboe WebDesign