Link

Online

Pengunjung: 2, Anggota: 0...
paling banyak online: 61
(anggota: 0, pengunjung: 61) pada 06 Jun : 16:23
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom

Sosok : Prof. Dr. Ir. Hafrijal Syandri, MS, Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) U

Bunghatta.ac.id. Prof. Dr. Ir. Hafrijal Syandri, M.S., Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Bung Hatta lahir di Pangian, 20 Januari 1960. Beliau menamatkan pendidikan (S1) di Universitas Riau, Bidang Ilmu Manajemen Sumbe (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

5 Mantan Dekan FPIK Menerima Piagam Penghargaan

Rektor Universitas Bung Hatta menyerahkan Piagam Penghargaan kepada lima orang Mantan Dekan FPIK (Humas/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Rektor memberikan sambutan pada PKKMB FPIK 2018

Rektor Universitas Bung Hatta memberikan sambutan pada PKKMB FPIK 2018 (Humas/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

FGD LEDIkan Bagan Sumbarbaru

Selasa 11 Desember 2018 - 08:25:49

gambar: img_650gambar: -1529988829upload FPIK, FPIK UBH - Bunghatta.ac.id. Selasa (04/12/18), dilakukan FGD tentang LEDIkan di ruang diskusi di hadapan perwakilan nelayan bagan dari seluruh pantai se-Sumbar yang berlokasi di Teluk Carocok, Koto XI Tarusan. Pelabuhan Carocok merupakan satu sentra perikanan pantai dengan spot wisata pantai yang indah di Kabupaten Pesisir Selatan.

Acara ini dihadiri oleh Prof. Dr. Syarif Wijaya (Kepala BRSDM KP), Dr. Tony Ruchimat, M.Sc (Kapusris Perikanan), Ir. Yosmeri (Kadis DKP Sumbar). Dekan FPIK UBH ; Ir. H. Mas Eriza, MP Dosen PSP UBH ; Ir. Bukhari M.Si, Dosen Pasca UBH ; Harfiandri Damanhuri. Sebagai tuan rumah Ir. Lisnur (Alumni FPIK UBH) sebagai Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai, Carocok Tarusan, Painan.

Dalam kegiatan ini, juga disampaikan hasil uji coba LED ikan oleh Prof (APU) Dr. Wijo Priono, M.Sc dan beberapa peneliti yang terlibat dalam alih teknologi dalam instrumentasi penangkapan Kapal Jaring Bagan.

Inovasi lampu ini dari 30.000 watt beralih ke lampu bawah air dengan kekuatan 450-500 watt. Dimana dalam.operasi bangan dengan lampu LEDIkan ini hanya perlu 4 unit lampu mampu mengumpulkan ikan dalam jumlah jauh lebih banyak dalam waktu relatif singkat.

UBH diminta ikut terlibat dan memantau serta meneliti lampu yang dibagikan kepada kelompok masyarakat dengan melibatkan dosen dan mahasiswa yang berkolaborasi dengan Tim Peneliti Pusriskel KKP RI.

Semoga keterlibatan semua pihak harus terus membantu dalam proses alih teknologi. Salah satunya adalah penggunaan lampu bawah air untuk alat tangkap bagan yang ramah lingkungan. (hd/UBH 2018)
model cetak buat pdf untuk berita ini

Sosok : Dr. Azrita, Pakar Genetika dan Biologi Reproduksi Ikan Universitas Bung Hatta

Jumat 30 November 2018 - 08:24:50

gambar: img_650gambar: -1529988829upload FPIK, FPIK UBH - Bunghatta.ac.id. Dr. Azrita, S.Pi., M.Si., lahir di Palembang, 31 Juli 1975. Sepak terjang Doktor lulusan Universitas Andalas ini di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat patut diacungi jempol. Sejak tahun 2009 hingga 2018, ia telah banyak memenangkan hibah penelitian dan pengabdian di Kemenristekdikti.

Di antara hibah penelitian yang pernah diraihnya, antara lain Penelitian Hibah Bersaing Multitahun, Penelitian Hibah Kompetensi, Penelitian Strategis Nasional Multitahun, Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi, Insentif Riset Inovasi Nasional (SINas), Penelitian Fundamental Mutitahun, Riset Inovatif - Produktif (RISPRO) Implementatif, Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi Multitahun.

Kemudian daripada itu, track record Dr. Azrita di bidang pengabdian sejak tahun 2003 hingga 2017, antara lain Kerja Sama PT PLN (Persero) Sektor Bukittinggi dengan LPPM Universitas Bung Hatta, Kerja Sama Kenagarian Mungo Kec. Luak Kab. Lima Puluh Kota dengan LPPM Universitas Bung Hatta, Hibah KemenristekDikti, Kerja Sama Dinas Perikanan Kab. Lima Puluh Kota dengan LPPM Universitas Bung Hatta, Kerja Sama Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Tanah Datar dengan LPPM Universitas Bung Hatta, Kerja Sama PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan Bukittinggi dengan LPPM Universitas Bung Hatta, Kerja Sama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dengan LPPM Universitas Bung Hatta.

Tidak hanya itu, 34 kerja sama regional juga pernah dirintisnya sejak tahun 2001 hingga 2018. Belum lagi, pengalamannya sebagai pemakalah secara pada pertemuan atau seminar ilmiah ke berbagai acara, seperti Seminar Nasional Limnologi V di IPB International Convention Center, Forum Perairan Umum Indonesia Ke-8 di Hotel Jaya Daira Palembang, Seminar Nasional Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau, Pertemuan Ilmiah Tahunan Masyarakat Limnologi Indonesia oleh Organisasi Profesi Ilmiah Masyarakat Limnologi Indonesia-Pusat Penelitian Limnologi LIPI, dan masih banyak puluhan kegiatan lagi.

Bukunyq di tahun 2010 dengan judul Pengelolaan Sumberdaya Perairan Umum Daratan oleh Bung Hatta University Press. Di 2014, Buku keduanya berjudul Teknologi Tepat Guna Pembenihan Ikan Bujuk (Channa lucius, CHANNIDAE) Pada Bak Beton oleh Bung Hatta University Press. Tahun 2018, terbit bukunya yang berjudul Biologi Reproduksi Channa lucius, CHANNIDAE oleh LPPM Universitas Bung Hatta. Masih di tahun yang sama, bukunya yang berjudul Media Pembelajaran Lingkungan berbentuk Komik �Danau Maninjau Membuat Risau oleh LPPM Universitas Bung Hatta.

Universitas Bung Hatta turut berbangga dengan segenap prestasi dosen-dosennya, seperti Dr. Azrita, dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) ini.
(Rio)
model cetak buat pdf untuk berita ini

Tiga Orang Dosen Universitas Bung Hatta Ikuti Seminar Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Mono Tahun 2018 di Medan

Kamis 29 November 2018 - 08:23:31

gambar: img_650gambar: -1529988829upload FPIK, FPIK UBH - Bunghatta.ac.id. Tiga orang dosen Universitas Bung Hatta mengikuti seminar hasil Pengabdian kepada Masyarakat Mono Tahun 2018 di Medan. Ketiga orang dosen tersebut antara lain Dr. Suparno, M. Si., Ir. Haryani, M.T., dan Rio Rinaldi, S. Pd., M. Pd.

Kegiatan yang berlangsung di Le Polonia Hotel sejak tanggal 28 hingga 29 November 2018 itu diikuti oleh 167 peserta yang berasal dari berbagai wilayah, seperti Sumbar, Sumut, Riau, Kepri, dan Aceh.
model cetak buat pdf untuk berita ini

Pagar Laut dan Daya Pikat Ikan

Selasa 27 November 2018 - 08:19:00

FPIK, FPIK UBH - Bunghatta.ac.id. Hari yang penuh berkah Jumat (23/11/2018) kembali Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, khususnya Jurusan PSP (Akreditasi A) Universitas Bung Hatta dikunjungi oleh Prof (APU) Dr. Wijo Priono, M.Sc.

Pak Wijo begitu kami akrab memanggil beliau. Cerita banyak tentang stok assesment ikan, dinamika populasi ikan, akustik perikanan dan FAD (Fish Aggregating Davice) atau di Sumbar di kenal dengan Rumpon atau Rabo.

Hasil penelitian Prof. Wijo pada WPP 7/8 Laut Arafuru ditemukan ada pagar-pagar ikan yang dibuat oleh negara tetangga. Sehingga ikan lebih banyak bermain dan menetap di kawasan negara tetangga dari pada di Laut Timur Indonesia.

Hal ini juga dibuktikan oleh menurunya jumlah alat tangkap pole and line yang dioperasikan oleh masyarakat lokal.

Gerombolan ikan ini tertahan, karena adanya Rumpon Cangih yang di pasang negara tetangga, yang jadi daya pikat dan menjadi pagar bagi ruaya ikan dilaut lepas.

Beliau datang dalam rangka koordinasi, silaturahmi, karena akan dilaksanakan FGD di Sumbar dengan mengajak dan melibatkan dosen PSP UBH, khusus dosen dalam Mata Kuliah Alat Tangkap Ikan, Instrumentasi Penangkapan Ikan, Daerah Penangkapan Ikan, Kapal Perikanan dan Rumpon Canggih sebagai salah satu daya tarik untuk mengumpulkan ikan dengan menggunakan cahaya lampu (fototaksis positif).

Rumpon canggih tersebut sudah diuji coba di Tarusan, Pessel. Bahannya lebih ramah lingkungan, efisen. Dimana Rumpon Lampu Bawah Air di tempatkan didalam air saat dioperasikannya Alat Tangkap Bagan. Lampu bagan yang selama ini dipermukaan, kedepan akan hilang.
Jika masyarakat Nelayan Bagan Sumbar mau beralih ke teknologi baru.

Kegiatan FGD bulan depan nantinya melibat dinas, masyarakat lokal, PT UBH (FPIK PSP), Pusris KP-KKP, dimana Prof. Wijo beraktifitas sebagai salah seorang Ahli Peneliti Utama (Prof. Riset).

Kehadiran beliau di terima oleh Dekan FPIK UBH, Ir. Mas Eriza, MP, Kajur PSP, Ir. Bukhari, MS, para dosen ; Dr. Eni Kamal, Dr. Usman, Dr. Arlius, Dr. Junaidi, MS, dan salah satu tim Prof. Wijo adalah Ir. Ismuil, beliau Alumni FPIK, UBH (87).

Diskusi singkat sebelum Jumat, ditutup dengan Jum'atan bersama. Prof dan 4 teman beliau mau sholat di Mesjid Raya Sumbar. Sedangkan kami tetap shalat dimesjid kampus UBH tercinta.

Di ujung diskusi penutup Prof. Wijo janji akan memberikan Kuliah Umum di Pasca Sarjana UBH, sesuai permintaan Dr. Zaitul dan Harfiandri Damanhuri. Semoga terwujud, salam konservasi (hd/UBH/23 Nov 2018).
model cetak buat pdf untuk berita ini
Halaman       >>  
Fasilitas Pencarian
Belum ada agenda bulan ini.

SSRKJSM





12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31





Translate This Page
Copyright (c) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta
Dibangun oleh Tim Swakelola PTSS 2009 Univ. Bung Hatta bersama CV. Djamboe WebDesign