Link

Online

Pengunjung: 2, Anggota: 0...
paling banyak online: 61
(anggota: 0, pengunjung: 61) pada 06 Jun : 16:23
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom

Kuliah Umum bersama Prof. Dr. Muchtar Ahmad, M.Sc

Syukuran Hasil Akreditasi Unggul "A" Prodi BDP dan PSP FPIK, Kuliah Umum bersama Prof. Dr. Muchtar Ahmad, MSc. (Dekan FPIK Periode 1991-1993) (Y.E/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

5 Mantan Dekan FPIK Menerima Piagam Penghargaan

Rektor Universitas Bung Hatta menyerahkan Piagam Penghargaan kepada lima orang Mantan Dekan FPIK (Humas/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Rektor memberikan sambutan pada PKKMB FPIK 2018

Rektor Universitas Bung Hatta memberikan sambutan pada PKKMB FPIK 2018 (Humas/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Dekan FPIK UBH Beri Sambutan dalam Acara BAPPENAS “Diskusi Tematik Regional Barat”baru

Kamis 18 Oktober 2018 - 23:07:00

gambar: dekan_fpik_bappenas
Padang, FPIK UBH - Direktur Kelautan dan Perikanan Bappenas Kementrian PPN mengundang Dekan FPIK UBH untuk beri sambutan dalam Diskusi Tematik Regional Barat di Hotel Ibis, Kamis (18/10). Dalam kesempatan itu, Ir. Mas Eriza, M.P., menyampaikan hal-hal terkait dengan penyusunan background study Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020 sampai dengan 2024.

Tema yang diangkat pada forum itu, yakni "Menuju Pembangunan Kelautan dan Perikanan yang Mandiri, Adil, dan Berkelanjutan di Tahun 2025". Turut hadir pula Wakil Dekan FPIK, Dr. Ir. Yusra, M.S dan para ketua prodi di selingkungan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Bung Hatta, Dra. Elfrida, M. Si, Apt., (Ketua Jurusan Budidaya Perairan), Bukhari, S. Pi., M. Si., (Ketua Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan) dan Dr. Ir. Abdullah Munzir, M. Si. sebagai pakar dan peneliti dari FPIK UBH.

Untuk lebih jelasnya silakan baca di https://bunghatta.ac.id/news-2841-utama2.html
model cetak buat pdf untuk berita ini

Catatan yang perlu diperhatikan dari Akreditasi “A” Prodi BDP dan PSP FPIK

Sabtu 29 September 2018 - 00:07:40

gambar: ucapan_selamat
Padang, FPIK UBH - Sejak hari Rabu tanggal 26 September 2018, keluarga Besar Universitas Bung Hatta sangat senang dan berbahagia. BAN PT mengumumkan Akreditasi Program Studi Budidaya Perairan (BDP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan mendapat peringkat UNGGUL “A”. Semua group WA dosen, mahasiswa, pimpinan dan alumni penuh dengan berita suka cita ini. Semuanya mengucapkan selamat kepada dekan, ketua prodi, dosen, dan karyawan yang ada di lingkungan FPIK. Ucapan selamat juga bermunculan di FB, Web Universitas www://bunghatta.ac.id dan web Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan www://fpik.bunghatta.ac.id. Ibarat pertandingan bola kaki, kalau sebuah klub bola kaki sudah memenangkan pertandingan, sudah barang tentu semua orang akan senang dan memuji. Ini memang sudah hukum Allah (Sunatullah), yang menang yang dipuji. Yang dipuji adalah bintang lapangan, orang sering lupa siapa yang dibalik layar yang menyebabkan tim tersebut memenangkan pertandingan. Ada pelatih, manager klub, dokter, juru masak, office boy, cleaning service dan sebagainya. Tulisan ini coba mengemukakan beberapa catatan tentang proses yang dilalui oleh kedua prodi di FPIK sehingga berakhir dengan kebahagian, kedua prodi Alhamdulillah terakreditasi “A”

Hari ini Kamis tanggal 27 September 2018 kebahagiaan yang terjadi pada hari Rabu kemaren sedikit terganggu. Di ruangan Tata Usaha FPIK tempat mangkalnya dosen dan karyawan terdengar diskusi yang sangat ramai. Dosen dan karyawan berebutan mengemukakan pendapatnya tentang ucapan selamat dari Pimpinan Yayasan Pendidikan Bung Hatta (Pembina dan Pengurus) dan Pimpinan Universitas Bung Hatta. Setiap dosen atau karyawan yang baru saja masuk ke ruangan Tata Usaha diminta membaca ucapan selamat di Koran Padang Ekspres yang dikembangan di atas meja. Ada 2 hal yang menjadi objek diskusi ucapan selamat dari pimpinan yayasan dan pimpinan universitas tersebut. Pertama Pimpinan Yayasan dan Universitas Bung Hatta hanya mengucapkan selamat kepada Pimpinan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Kedua ada kesalahan nomor dan tanggal SK Akreditasi pada kedua prodi. Hal pertama sangat hangat diskusinya. Ada karyawan yang menangis, karena merasa kurang dihargai usahanya selama ini, yang banyak membantu pimpinan untuk melengkapi sarana dan prasarana. Saya sudah capek mengangkat meja, kursi, lemari dan sebagainya. Yang mendapat ucapan selamat hanya pimpinan. Saya sedih apakah tidak ada artinya yang saya kerjakan selama ini ? Karyawan dan dosen yang lain mengemukakan ekspresinya. Memangnya hanya pimpinan yang bekerja !!!. Semua dokumen kan hanya pimpinanan yang mengerjakan, begitu ungkapan kekecewaan yang mereka ekspresikan.

Ungkapan kekecewaan dari dosen dan karyawan FPIK inilah salah satu catatan kenapa kedua Prodi di FPIK terakreditasi “A”. Ungkapan kekecewaaan tersebut artinya adalah semua unsur dan komponen di FPIK merasa berperan dan bertanggung jawab dengan akreditasi di program studi. Karena Pimpinan Yayasan dan Pimpinan Universitas Bung Hatta hanya mengucapkan selamat kepada pimpinan fakultas mereka merasa dikesampingkan oleh pimpinan, padahal semuanya berbuat untuk mensukseskan akreditasi. Istilah dibahasa minang “Sato sakaki” semua berperan sesuai dengan kondisinya. Disaat proses melayani asesor BAN PT nampak sekali peran dari masing-masing komponen. Ada dosen yang bertugas melayani asesor mulai dari penjemputan ke bandara, ngantar ke hotel, ngajak jalan-jalan dan makan malam, bahkan ada dosen yang menghadiahkan batu cincin. Ada dosen yang mempersiapkan bahan-bahan dan bukti-bukti yang diperlukan. Disaat wawancara dengan asesor BAN PT, selain dekan dan ketua prodi yang menjawab juga ada dosen yang membantu menjawab dengan penuh meyakinkan. Semua dosen dan karyawan, mahasiswa dan alumni melaksanakan tugas dengan penuh ikhlas, tiada yang saling cemburu dengan fungsi dan peranan. Ibarat pemain sepak bola, penjaga gawang tidak pernah cemburu kepada penyerang yang sudah berhasil mencetak goal dan kemenangan. Kekompakan pimpinan fpik, prodi dan dosen menurut Kepala BPM Universitas Bung Hatta memang luar biasa. Pada acara simulasi Akreditasi Prodi BDP semua dosen datang berpartisifasi. Kejadian tidak pernah ditemukan di Prodi Lain, kata Ibu Inna menambahkan.

Satu catatan lain yang juga jarang diketahui oleh orang secara umum. Semua persiapan untuk akreditasi tahun 2018 ini sudah mulai disiapkan sejak tahun 2013. Pada bulan Oktober tahun 2013 diumumkan nilai akreditasi kedua Prodi di FPIK yang mendapatkan nilai “B”. Hasil akreditasi tahun 2013 menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan yang mendasar untuk merancang akreditasi tahun 2018 ini. Tahun 2014 awal mulailah persiapan yang mendasar yang dilakukan oleh pimpinan fakultas saat itu. Berdasarkan UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Presiden No. 08 Tahun 2012 tentang KKNI FPIK mulai berbenah. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah perubahan Visi, Misi dan Tujuan, baik FPIK, prodi BDP maupun prodi PSP. Visi disesuaikan dengan visi Universitas Bung Hatta. Selanjutnya untuk mencapai visi, misi dan tujuan dilakukan perubahan Rencana Strategis (Renstra) FPIK dan kedua prodi. Dengan kesepakatan semua komponen kedua prodi merubah kurikulum yang berbasis isi ke Kurikulum Berbasis Kompetensi dengan mempertimbangkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Bulan Juli tahun 2014 Rektor Universitas Bung Hatta telah menetapkan KBK-KKNI di Prodi BDP dan PSP.
Setelah kurikulum ditetapkan oleh rektor, kegiatan selanjutnya adalah mendirikan Tempat Uji Kompetensi (TUK). Alhamdulillah pada pertengahan tahun 2014 sudah diterima Lisensi TUK FPIK dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Kelautan dan Perikanan. Sejak wisuda bulan Oktober 2014 sesuai dengan Permendikbud No. 81 tahun 2014 tentang ijazah, sertifikat kompetensi dan SKPI, Wisudawan/ Alumni FPIK sudah menerima 4 dokumen akademik, yaitu ijazah, transkrip nilai, sertifikat kompetensi dan SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah). Pada tahun 2016 TUK FPIK menjadi TUK terbaik se Indonesia di sektor Perikanan dan Kelautan.
Prestasi demi prestasi ditunjukkan oleh Dosen FPIK. Dari catatan yang ada di LPPM ternyata penerima hibah dari Dikti dengan berbagai skim yang selalu ada setiap tahun adalah dosen FPIK. Pada tahun 2017 sebagian besar dosen FPIK mendapatkan HAKI (Hak cipta)dari Kementrian Hukum dan HAM. DOsen FPIK yang juga asesor kompetensi sejak tahun 2016 ditunjuk oleh LSP KP sebagai Koordinator Asesor Kompetensi wilayah Indonesia bagian Barat (Sumatera dan Kalimantan). Bahkan dosen FPIK yang mulai membina TUK Perguruan Tinggi perikanan di Indonesia, di Sumatera antara lain UNRI di Pekanbaru, UTU di Aceh Darussalam, UNSRI di Palembang, di Pulau Jawa misalnya UPNPAD di Bandung dan UGM di Yogyakarta.
Dalam proses pembelajaran yang telah melaksanakan Kurikulum Berbasis Kompetensi, FPIK menerapkan metode “Teaching Factory”. Untuk Prodi BDP dibangun Tambak Udang Vename. Sementara untuk Prodi PSP dibangun Inkubator Bisnis yang memproduksi berbagai jenis makanan serba ikan. Materi praktikum selalu berpedoman kepada SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) dan SKK (Standar Kompetensi Khusus yang ditetapkan oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan serta Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Jakarta.

Sejak Tahun 2017, FPIK mulai melaksanakan Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) di Perusahaan dan Industri Perikanan dalam bentuk magang selama 3 bulan. Hal ini dilakukan karena memang tuntutan dari Kurikulum Berbasis Kompetensi. Tahun 2018 ini FPIK juga sudah mempersiapkan PKL yang akan dilaksanakan Insya Allah pada awal Januari - Maret 2019.

Kesimpulan yang dapat diambil dari catatan ringkas ini antara lain: Keberhasilan Terakreditasi UNGGUL "A" bukanlah datang secara mendadak dan tiba-tiba, namun sudah dipersiapkan sejak tahun 2013. Semua komponen di FPIK melaksanakan fungsinya secara baik. Ada tim yang mempersiapkan borang, ada tim yang mempersiapkan bukti, ada tim yang membaca dan mengoreksi borang. Disaat visitasi semua komponen berusaha tampil meyakinkan disemua lini. Dengan kompaknya semua unsur Allah memberkahi. Allah akan memberikan rezeki pada orang-orang yang menjalin silaturrahmi. Allah suka kepada orang yang bersyukur. Semoga Allah memberkahi kita semua untuk menjaga dan mempertahankan Akreditasi UNGGUL ini.

Padang 27 September 2018
Pemerhati FPIK
model cetak buat pdf untuk berita ini

AKREDITASI “A” BAGI FPIK UNIVERSITAS BUNG HATTA by Dahnil Aswad

Kamis 27 September 2018 - 21:48:32

Padang, FPIK UBH - LAMA saya tidak menulis tentang Universitas Bung Hatta, Padang. Sebuah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) cukup besar dan terkenal di Kopertis Wilayah X (kini : LLDIKTI) Wilayah X untuk daerah kerja Sumbar, Riau, Jambi dan Kepri. Dulu tahun 1990-an sampai 2000-an saya masih rajin menulis di media massa, karena profesi masih jadi wartawan di Harian Haluan Padang, walau sudah tercatat sejak 1992 sebagai dosen PNS di Kopertis Wil.X. Namun Sejak 1999, saya tercatat sebagai dosen di Jurusan/Prodi Budi Daya Perairan (BDP) Fak. Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Univ. Bung Hatta. Pindahan dari ISTPN (Institut Sains dan Teknologi Pembangunan Nusantara) yang berkampus di kampus III Univ. Bung Hatta di Gunung Pangilun sekarang. Terakhir saya menulis tentang “Bung Hatta : Santun, Jujur dan Disiplin” (Rektor masa itu Prof. Dr. Alfian Lains, SE, MA) dan mendapat juara pada peringatan Dies Natalis ke 19 tahun 2000 yang waktu itu ada lomba penulisan tentang Bung Hatta dan Universitas Bung Hatta. Sebagai kenangan dan mengingat-ingat saja kira2.
Selama mengabdi sebagai PNS/ASN dipekerjakan dari Kopertis Wil.X/LLDIKTI ke kampus “Proklamator” ini saya lebih banyak mengampu mata kuliah dasar Biologi Umum, Ekologi dan Ilmu Lingkungan, termasuk AMDAL di FPIK dan PWK-FTSP serta ilmu dasar lainnya tentang Biologi & Ekologi Tumbuhan di FKIP dan FTI dalam bidang Ilmu Lingkungan. Itu karena saya memang bukan Alumni Perikanan, tetapi alumni Biologi Unand.
Sejak saya tahu dan aktif sebagai orang media massa di Padang, 1980-an lalu, saya memang sering meliput berita atau menulis berlatar belakang kampus perguruan tinggi/lembaga pendidikan tinggi seperti Unand, UNP, IAIN, Univ. Bung Hatta, Unes-AAI, dan PTN/PTS lainnya. Mungkin itu pula yang akhirnya membuat pilihan saya menjadi Dosen Kopertis Wilayah X tercatat sejak Maret 1992 yang waktu itu berkantor di Jl. Situjuh Padang (bekas kampus Fak. Sastra-Unand).
Selama itu pula saya mendengar baru Jurusan/ Prodi PSP (Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan) FPIK Univ. Bung Hatta yang meraih Akreditasi “A” dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi), pada tahun 1997 (Dekan waktu itu Prof. Dr.Ir. Suardi M.S, MS dari Fak. Peternakan Unand) dan berlaku selama 5 tahun sampai 2002. Setelah itu, turun lagi menjadi Akreditasi “B” sampai 4 Septermber 2018 yang pada tanggal ini tercatat lagi mendapatkan Akreditasi “A” dan berlaku selama 5 (lima) tahun sampai 4 September 2023.
Lembaga BAN-PT ini sudah ada sejak saya masuk jadi dosen tahun 1992 lalu dan jauh sebelumnya. Akreditasi juga berlaku untuk sekolah Dasar dan Menengah di Indonesia, tentu dengan Tim yang dibuat Mendiknas. Semua itu, tentu untuk memacu perbaikan sistem pendidikan dan prestasi lembaga pendidikan untuk mampu bersaing di lapangan terutama dalam mendapatkan pekerjaan setelah tamat pendidikan tinggi khusunya, begitupun untuk tingkat SMA/SMK. Akreditasi ini positifnya akan menjadi “gengsi” bagi sebuah lembaga pendidikan dari dasar sampai pendidikan tinggi di negeri ini. Negatifnya, semua pihak juga berupaya mengejar prestasi itu dengan berbagai cara. Mudah2an caranya itu lebih banyak positif. Semua tergantung pelaksananya (Penilai dan yang dinilai).

Kini Akreditasi “A” untuk 2 Prodi pada FPIK-UBH
Terlepas dari semua itu, sebagai dosen FPIK Univ. Bung Hatta, saya sangat berbangga hati dengan perolehan hasil terbaik yang diberikan kepada Prodi PSP dan BDP FPIK Uni.Bung Hatta yang diterima tahun 2018 ini. Prodi PSP menerima keputusan BAN-PT tanggal 4 September 2018 belaku sampai 4 September 2023 dengan SK.No. 2424/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2018. Sedang Prodi BDP menerima keputusan BAN-PT tanggal 26 September 2018 dengan SK.No.2691/SK.BAN-PT/ Akred/S/IX/2018 yang berlaku sampai 26 September 2023.
Kebanggaan itu, karena institusi tempat kerja kita dinilai sebagai penyelenggara pendidikan tinggi terbaik di bidangnya. Artinya, proses belajar mengajar dianggap sudah sesuai standar yang dipersyaratkan oleh BAN-PT sebagai lembaga yang profesional untuk sebuah penilaian sesuai bidangnya.
Apalagi setelah itu...? Bagi saya pribadi, mudah2-an juga sependapat dengan yang lain bahwa mempertahankan penilaian terbaik jauh lebih berat dari mendapatkan-nya. Untuk itu, sebagai Prodi yang sudah mendapat nilai Akreditasi “A” harus mampu menjaga secara bersama prestasi tersebut. Sesuai persyaratan yang sudah terpenuhi, maka beberapa saran yang diberikan Tim Asesor penilai tentu harus dipenuhi untuk mempertahankan dan meningkatkan nilai yang sudah ada.
Ke depan, yang menjadi harapan bagi kita semua adalah bagaimana pimpinan Universitas bersama Yayasan Pendidikan Bung Hatta mampu memberi “Apresiasi” yang lebih terhadap kedua Prodi ini dan FPIK-UBH pada umumnya. Bentuknya tentu pihak pimpinan yang lebih tahu. Kita paling hanya memberikan saran dan usulan terbaik untuk pengembangan FPIK Univ. Bung Hatta ke depan, sehingga jumlah mahasiswa dan tamatannya terus bertambah baik secara kuantitas maupun kualitasnya. Saat ini rasio Dosen dan Mahasiswa sudah seimbang yang setiap tahunnya menerima masing-masing antara 30-40 orang per Prodi. Kelebihannya, mungkin di FPIK ada 2 orang Guru Besar (Profesor) tetap, 10 orang Doktor (S3) tetap dan 10 orang Master/Magister serta Guru Besar dan Doktor yang Luar Biasa mengajar di FPIK-UBH. Perlu diseimbangkan lagi, ketika jumlah mahasiswa meningkat, tentu dosen harus ditambah, sehingga rasio dosen dan mahasiswa tetap seimbang, sehingga tidak salah kalau di Perikanan ada Program Pascasarjana (S2) dengan Prodi PSP2K (Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Pesisir dan Kelautan). Mudah-mudahan dengan Akreditasi “A” ini, sudah dipersiapkan juga Prodi S3 (Program Doktor) bidang Ilmu Perikanan... Aamiin...
Selanjutnya Akreditasi “A” untuk sebuah institusi (Perguruan Tinggi) khususnya Universitas Bung Hatta, kalau saya tidak salah minimal 25 % dari Prodi yang ada harus saat ini harus memperoleh Akreditasi “A”, baik S1 maupun S2 (Pascasarjana). Artinya, kesempatan terbuka lebar untuk Akreditasi “A” bagi Universitas Bung Hatta. Tentunya, dari 31 Prodi yang ada, minimal sekitar 8 Prodi (6 lagi dari 2 Prodi yang sudah ada) di kampus “Proklamator” ini harus meraih Akreditasi “A”. Tantangan berat memang untuk 29 Prodi lagi di Univ.Bung Hatta yang kini juga ada yang sedang dinilai oleh BAN-PT dan setiap tahunnya penilaian itu terus berlanjut. Semua tergantung kesiapan masing-masing Prodi.
Lebih luas ketika kita berbicara PTN/PTS di Sumbar, harapan besar tentu juga tertumpu kepada LLDIKITI Wilayah X dan pimpinan PTS khusus untuk berkiprah meraih Akreditasi terbaik (“A”), sehingga Sumatera Barat khususnya kembali terkenal sebagai daerah penghasil SDM berkualitas di tingkat nasional yang mengingatkan kita kepada Sumbar sebagai “Industri Otak”. Kita kembalikan citra Sumbar sebagai “Kota atau Provinsi Pendidikan” yang akan dikunjungi oleh daerah lain untuk belajar ke Ranah Minang.
Kita berharap kiranya Apresiasi yang akan diberikan oleh Pimpinan Universitas bersama Yayasan Pendidikan Bung Hatta kepada Prodi PSP dan BDP FPIK merupakan suatu hal yang “wajar” adanya, baik dalam bentuk fasilitas maupun hal lain yang dapat menggairahkan civitas akademika FPIK Univ. Bung Hatta dalam meningkatkan kinerjanya dalam bidang keahlian masing-masing. Kemajuan sebuah Fakultas itu tentu tidak terlepas dari peran staf pengajar, tenaga kependidikan, mahasiswa dan alumninya untuk saling memberi masukan untuk peningkatan kuantitas dan kualitas pendidikan di FPIK khususnya dan Universitas Bung Hatta umumnya.
Selamat meraih prestasi terbaik untuk kedua Prodi ini dan berharap Akreditasi Institusi (Univ.Bung Hatta) minimal dapat diraih dalam 1-3 tahun ke depan. Lebih cepat lebih baik.
Terlebih terkurang, mohon maaf, karena tulisan ini spontanitas saja dalam waktu sekitar dua jam di depan laptop. Apalagi awalnya lebih banyak cerita pribadi saya. Mohon dimaklumi.
Selamat buat Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Bung Hatta, Pimpinan dan Keluarga Besar Univ. Bung Hatta, Pimpinan dan Civitas Akademika FPIK Univ. Bung Hatta yang lebih spesifik kepada Prodi PSP dan BDP yang sudah mempersiapkan diri sejak beberapa bulan terakhir untuk dinilai, malah sudah disiapkan sejak tahun 2017.
Jayalah Universitas Bung Hatta...dengan nama Besar Sang Proklamator. Bangkit FPIK Univ. Bung Hatta. Aamiin YRA...
model cetak buat pdf untuk berita ini

Prodi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Berhasil Meraih Peringkat Akreditasi A

Rabu 26 September 2018 - 03:07:19

gambar: akreditasi_bdp_a.
Padang, FPIK UBH - Selamat kepada Prodi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), berhasil meraih peringkat Akreditasi A dengan SK No. 2691/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2018.
model cetak buat pdf untuk berita ini
Halaman       >>  
Fasilitas Pencarian
Belum ada agenda bulan ini.

SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031



Translate This Page
Copyright (c) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta
Dibangun oleh Tim Swakelola PTSS 2009 Univ. Bung Hatta bersama CV. Djamboe WebDesign