Link

Online

Pengunjung: 4, Anggota: 0...
paling banyak online: 61
(anggota: 0, pengunjung: 61) pada 06 Jun : 16:23
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom

Universitas Selangor Malaysia Kunjungi FPIK Universitas Bung Hatta

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta mendapat kunjungan dari Universitas Selangor Malaysia yaitu Prof. Sharrazni, Ph.D dan Prof. Md. Zawawi Shamraz. (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Pembina Yayasan Tinjau Tambak Busmetik FPIK

Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta Tinjau Laboratorium dan Tambak Busmetik Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Tim Penggagas Tambak Busmetik

Tim Penggagas Tambak Busmetik di Sumatera Barat dan Laboratorium FPIK Universitas Bung Hatta (Kiri ke kanan Svenpri, S.Pi., Frenky Pardede, S.Pi., Ir. Yuneidi Basri, MS dan Ir. Haris Hilmi (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Laboratorium Budidaya Udang Vamane dengan Teknologi Busmetik

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta memiliki laboratorium keahlian baru yaaitu Laboratorium Budidaya Udang Vamane dengan Teknologi Busmetik.*Indrawadi (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Laboratorium Budidaya Udang Vamane dengan Teknologi Busmetik

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta memiliki laboratorium keahlian baru yaaitu Laboratorium Budidaya Udang Vamane dengan Teknologi Busmetik.*Indrawadi (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

DIVING PROLAMATOR UBH dan MSDC UNRI Gelar Sertifikasi Selam Jenjang Open Water (A1) dan Advanced (A2) POSSI

Senin 09 Oktober 2017 - 08:21:48

gambar: dpp FPIK UBH - Diving Proklamator Universitas Bung Hatta, salah satu unit kegiatan kemahasiswaan di lingkungan Universitas Bung Hatta, dan Marine Science Diving Club Universitas Riau, Sabtu-Minggu (7-8) di perairan Kawasan Mandeh Pesisir Selatan, mengadakan sertifikasi selam mandiri

"Bagi seorang penyelam, mempunyai sertifikat selam merupakan suatu kewajiban. Sama halnya seseorang yang mengendarai kendaraan bermotor wajib mempunyai SIM. Hal itu terkait dengan kegiatan menyelam, baik untuk penelitian bawah laut maupun olah raga termasuk salah satu kegiatan yang berisiko bagi keselamatan, apalagi jika dilakukan oleh orang yang belum terlatih," kata Pembina UKM Diving Proklamator DR.Suparno,MSi, saat melepas keberangkatan kelapangan

Instruktur Selam, Mabruri Tanjung menyebutkan, tahapan pendidikan yang dilakukan untuk bisa lolos sertifikasi selam antara lain, PAP (Pendidikan Akademik Penyelaman), LKK (Latihan Ketrampilan Kolam), Ujian Materi, dan LPT (Latihan Perairan Terbuka).

“Pendidikan Akademik Penyelaman (PAP) merupakan sesi penyampaian materi penyelaman yang aman dan nyaman berdasarkan POSSI , selanjutnya Latihan Ketrampilan Kolam (LKK) dilakukan di kolam renang renang Teratai GOR H.Agus Salim”, jelas Tanjung.

Disebutkannya, pada saat LKK ini peserta diajarkan skill waterman ship yaitu keahlian renang dasar, skin dive yaitu keahlian berenang menggunakan masker dan fin, dan dasar-dasar teknik penyelaman yang meliputi pengenalan alat-alat selam sampai cara menggunakannya dengan benar.

Setelah ujian materi yang telah diberikan pada saat PAP, dilanjutkan dengan Latihan Perairan Terbuka diberbagai spot yang berbeda antara lain di Pulau Sironjong Ketek, Sironjong Gadang. Di setiap spot tersebut instruktur dibantu asisesten menguji teknik-teknik yang telah diajarkan ketika LKK.

Sertifikasi selam jenjang open water ini di ikuti oleh 8 orang anggota Unit Kegiatan Diving Proklamator dan 8 orang dari MSDC UNRI, dan 10 orang ke jenjang sertifikasi A2 (Advanced Scuba Diving).*Indrawadi
model cetak buat pdf untuk berita ini

LPDP Kemenkeu RI Lakukan Monitoring dan Coaching Sistem Informasi Monitoring Riset Inovatif Produktif

Jumat 06 Oktober 2017 - 03:30:03

gambar: ldp FPIK UBH - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia melakukan monitoring dan coaching Sistem Informasi Monitoring (Simoni) Riset Inovatif Produktif (Rispro) kepada dosen-dosen di perguruan tinggi di Sumatra Barat yang memperoleh dana penelitian dari LPDP. Kegiatan ini dipusatkan di Ruang sidang Rektor Gedung E Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Senin (03/10/2017).

Dalam kegiatan ini LPDP menurunkan 3 timnya yang diketuai oleh Dyah Kartiningdyah, SE, MM, MEd Kepala Divisi Penyaluran Dana Riset dan Rehabilitasi Pendidikan LPDP bersama Bapak Trioga Adi P Admin IT LPDP dan Bapak Fahdiyansyah Putra Analis Dana Riset LPDP.

Ketua LPPM Universitas Bung Hatta Dr. Ir. Abdullah Munzir, MS menyampaikan LPPM mendapat kunjungan dari LPDP Kementerian Keuangan RI untuk MELAKUKAN Monitoring Kinerja Riset dan Keuangan penelitian di Sumatra Barat yang didanai LPDP. LPPM Universitas Bung Hatta menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan ini yang juga dikuti Perguruan Tinggi lainnya.

“ Universitas Bung Hatta berusaha bukan lagi mengidentifikasi masalah melainkan memberi solusi pada tataran implementasi,” sebutnya.

Di Universitas Bung Hatta sendiri yang mendapatkan dana Rispro LPDP yaitu Prof. Dr. Ir. Hafrijal Syandri, M.S dan tim untuk judul riset Model Dinamik Pengelolaan Kawasan Danau Maninjau untuk Ketahan Ekonomi Masyarakat untuk Pendanaan Tahun Kedua.

Tim LPDP melakukan evaluasi ke lapangan sekaligus jumpa mitra penelitian dan menyaksikan penebaran benih ikan pada usaha Mina Padi yang merupakan salah satu solusi penting bagi masyarakat di kawasan Danau Maninjau.

Terkait dengan upaya pengelolaan berkelanjutan kawasan danau, pada tahun lampau dosen FPIK melakukan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat berupa penyuluhan dan introduksi budidaya ikan carnivor sekaligus menyalurkan benih ikan lele.

"Tim peneliti FPIK di bawah pimpinan Prof. Dr. Ir. Hafrijal Syandri, M.Sjuga sudah mempelajari aspek struktur komunitas sumberdaya perikanan Danau Maninjau untuk rekomendasi solusi pengelolaan kawasan. Dari kepercayaan LPDP diharapkan dapat dikembangkan penelitian lainnya terkait model dinamik penelolaan kawasan Danau Maninjau," tambahnya. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak buat pdf untuk berita ini

Seminar Internasional Pascasarjana Universitas Bung Hatta Hadirkan 9 Keynote Speaker dan 60 Pemakalah

Kamis 05 Oktober 2017 - 03:46:25

gambar: pasca FPIK UBH - Bunghatta.ac.id. Program Pascasarjana Universitas Bung Hatta menyelenggarakan dua seminar internasional sekaligus pertama The 4th International Conference on Asset and Facility Management (ICASFAM) dan kedua The 3th Sustainable Initiatives Case Study in Malaysia Philippines and Indonesia (SIMPI) yang bertempat di Pangeran Hotel Beach Padang pada 04-06 Oktober 2016.

Dalam seminar ini menghadirkan empat pembicara utama yaitu Prof. Sr. Dr. Abdul Hakim bin Mohammed dari Universiti Teknologi Malaysia, Prof. Dr. Azwar Ananda, M.A. dari Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Lenin Jawahar Nesan dari Saveetha University, India dan Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE., MBA, Akt dari Universitas Andalas, Indonesia.

Kemudian terdapat invited speakers lainnya yaitu Dr. Myrna P.Quinto dari Far Eastern University Filipina, Miko Kamal, SH, LL.M, PhD dari Universitas Bung Hatta Indonesia, Prof. Dr. Ir. Rizal Z. Tamin dari Institut Teknologi Bandung Indonesia, Prof. Muh. Zaimi Abd Majid. M.Sc Universiti Teknologi Malaysia, dan Dr. Graham Jenkins dari Griffith University Australia.

Seminar ini kolaborasi antara Universitas Bung Hatta Universiti Teknologi Malaysia, Far Eastern University, Saveetha University dan Griffith University.

Untuk 4th ICASFAM seputar pengelolaan aset dan fasilitas menghadirkan 10 topik dan 3rd SIMPI tentang inovasi yang berkelanjutan terdapat 10 juga topik dengan 60 pemakalah. Nantinya makalah terbaik akan dipublikasikan ke jurnal INTREST (International Journal of Real Estate Studies) and J-SUSTAIN (International Journal of Sustainable Future for Human Security) yang terindeks scopus.

Ketua Pelaksana Dr. Ir.Bahrul Anif, MT menyampaikan kedua seminar internasional ini menjadi sebagai ajang berkumpul bagi peneliti, profesional, pemerintah dan pemilik bisnis untuk berbagi gagasan, inovasi baru dan perkembangan baru di bidang pengelolaan aset dan fasilitas.

“Tujuan utamanya adalah menjaga nilai aset dan fasilitas sehingga memiliki peran strategis dalam menunjang kegiatan di perusahaan atau pemerinataan. pengelolaan aset dan fasilitas ini masih relatif baru dalam kehidupan sehari-hari, tapi sangat penting sekali. Oleh karena itu, forum ini untuk berbagi pengalaman dan penyebaran pengetahuan sangat dibutuhkan seputar pengelolaan aset dan fasilitas,” sebutnya dosen Teknik Sipil Universitas Bung Hatta ini.

Rektor Universitas Bung hattaProf. Dr. Azwar Ananda, M.A. menyampaikan seminar internasional ini merupakan kegiatan kolaboriasi yang sangat penting bagi perguruan tinggi, termasuk untuk Universitas Bung Hatta. Untuk mencapai perguruan tinggi yang word class university diperlukan berbagi macam kegiatan yang skala internasional dan melibatkan banyak instansi dan perguruan tinggi. Kegiatan ini sebagai langkah untuk mencapainya.

“Hasil dari seminar ini juga dapat dipulikasikan pada jurnal internasional yang terindeks oleh scpous sebab ini penting untuk peningkatan reputasi perguruan tinggi dari hasil penelitian dan publikasi. Dengan kegiatan ini dapat menunjukan lebih luas lagi kiprah Universitas Bung Hatta dimata dunia. Tentunnya step by step go internasional,” sebutnya. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak buat pdf untuk berita ini

Agus Harimurti Yudhoyono Beri Kuliah Umum 1500 Mahasiswa Universitas Bung Hatta

Rabu 27 September 2017 - 07:39:10

gambar: gus FPIK UBH - Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A., Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute memberikan kuliah umum dihadapan 1500 mahasiswa Universitas Bung Hatta yang bertempat di Aula Gedung 6 Blok B Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta, Senin (25/09/2017).

Rektor Univesitas Bung Hatta Prof. Dr. Azwar Ananda, M.A menyampaikan kuliah umum ini merupakan merupakan bagian dari Bung Hatta Memorial Lecture Series yang menghadirkan para tokoh-tokoh untuk memberikan motivasi dan menambah wawasan mahasiswa serta dosen.

“Universitas Bung Hatta merupakan perguruan tinggi swasta terbaik di Sumatra dan berada di peringkat ke-100 perguruan tinggi terbaik nasional. Mulai tahun 2017 ini, para mahasiswa akan dibekali dengan 3 kompetensi unggulan meliputi kemampuan bahasa
Inggris, IT dan Akhlak mulia yang nantinya akan ada sertifikatnya,” sebutnya.

Rektor menambahkan dalam kesempatan ini, peserta kuliah umumnya didominasi oleh mahasiswa baru. Dengan harapan dapat belajar banyak dan mengambil butir-butir ilmu dari pengalaman dan materi kuliah umum yang disampaikan Mas AHY.

Mas AHY menyampaikan materi kuliah umum dengan topik Generasi Muda Minangkabau Menjemput Indonesia Emas 2045. Bung Hatta merupakan kado terbaik untuk bangsa Indonesia karena tokoh yang telah medunia ini sangat religus, santun, disipin dan sangat berpengaruh bagi bangsa Indonesia. Dengan semangat patriotisme di abad ke-21 ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda saat ini untuk melahirkan Bung Hatta- Bung Hatta muda abad ke21.

Anak pertama Presiden RI ke-6 ini menyampaikan, terdapat tiga syarat untuk Indonesia menuju Indonesia emas 2045 yang dapat dilakukan oleh generasi muda yaitu pertama Indonesia harus aman dan damai, kedua Indonesia harus adil dan sejahtera dan terakhir Indonesia harus bisa maju dan mendunia.

“Melihat tantangan dan peluang di abad ke-21 ini, generasi muda Indonesia harus memiliki karakter pantang menyerah, tegar dan tabah sehingga nantinya lahirnya generasi yang unggul yang memiliki kapasitas intelektual yang terus menambah ilmu dan belajar, karakter dan integritas dan kepemimpinan efektif,” pesannya. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak buat pdf untuk berita ini
Halaman       >>  
Fasilitas Pencarian
Belum ada agenda bulan ini.

SSRKJSM






1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031




Translate This Page
Copyright (c) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta
Dibangun oleh Tim Swakelola PTSS 2009 Univ. Bung Hatta bersama CV. Djamboe WebDesign