Link

Online

Pengunjung: 2, Anggota: 0...
paling banyak online: 53
(anggota: 0, pengunjung: 53) pada 11 Mei : 00:15
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom

Master Asesor Kompetensi BNSP

Master Asesor Kompetensi dari BNSP sebagai Instruktur Pelatihan Asesor Kompetensi (Y. Efendi/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Pelatihan Asesor Kompetensi

Peserta Pelatihan Asesor Kompetensi 15 - 19 Desember 2016 (Y. Efendi/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Sosialisasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT)

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta mengadakan Sosialisasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) kepada ketua program studi, kepala laboratorium, dosen dan tenaga kepend (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Acara Pembukaan Uji Kompetensi di USU

Dekan FPIK Universitas Bung Hatta (Y. Efendi/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Uji Kompetensi di Universitas Sumatera Utara

Peserta Uji Kompetensi (Y. Efendi/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Uji Kompetensi di FPIK Universitas Padjadjaran Bandung

Peserta Uji Kompetensi (Y. Efendi/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Kuliah Umum di Universitas Sumatera Utara

Narasumber Dr. Ir. Suparno, MS (Y.E/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Kuliah Umum di Universitas Hazairin Bengkulu

Narasumber Prof. Dr. Ir. Hafrijal Syandri, MS (Y.E/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

MOU dengan Universitas Teuku Umar

Rektor UTU, Dekan FPIK Universitas Bung Hatta dan Dekan FPIK UTU selesai menandatangani MOU (/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

Rakor TUK KP

Rakor TUK KP dan Pelantikan Forum Asesor KP (Y.E/Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univ. Bung Hatta)

3 Mahasiswa FPIK Universitas Bung Hatta Terima Beasiswa Kementerian Kelautan dan Perikanan

Jumat 10 Februari 2017 - 08:10:41

gambar: fik FPIK UBH - Universitas Bung Hatta menyerahkan bantuan biaya pendidikan anak pelaku utama di Satuan Pendidikan Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia kepada mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang berlangsung di Ruang Sidang Rektor Gedung E Rektorat Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Rabu (08/02/2017).

Penyerahan beasiswa ini langsung diberikan oleh Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA, CA didampingi Wakil Rektor III Dr. Diana Kartika dan dihadiri oleh Wakil Rektor I, Dr. Hendra Suherman, ST, MT, Wakil Rektor II Dra. Susi Herwati, M.Pd dan seluruh dekan di Lingkungan Universitas Bung Hatta.

Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta Dr. Diana Kartika menyampaikan berdasarkan hasil seleksi yang telah dilaksanakan, maka diperoleh tiga mahasiswa berhak mendapatkan beasiswa dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Ketiga mahasiswa tersebut yaitu Igo Saputra dari program studi Pemanfaat Sumber Daya Perikanan angkatan 2015, Iqmatul Akmal dari program studi Pemanfaat Sumber Daya Perikanan angkatan 2015 dan Debi Wiryansyah program studi Pemanfaat Sumber Daya Perikanan angkatan 2015. Masing-masing mahasiswa mendapatkan bantuan sebesar Rp. 5 juta.

“Mahasiswa yang telah menerima beasiswa ini harus memanfaatkan bantuan pendidikan ini dengan sebaik-baiknya dan terus meningkatkan prestasinya di bidang akademik serta aktif mengembangkan diri dengan mengikuti kegiatan-kegiatan pengembangan softskills sebagai kegiatan penunjang akademik.,” sebut Diana.

Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA, CA mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang berhasil memperoleh bantuan pendidikan dari Kementerian Kelautan dan Perikananan. “Dengan diperolehnya beasiswa ini dapat juga menjadi pemicu untuk terus berprestasi dan memotivasi mahasiswa lainnya untuk meningkatan kemampuan akademiknnya,” pesan Niki. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak buat pdf untuk berita ini

Legalisir Ijazah tak Dibutuhkan dalam Mencari Pekerjaan?

Kamis 29 Desember 2016 - 09:57:59

gambar: pres_confrens_dikti
FPIK UBH - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyebut pencari kerja tak perlu melegalisir ijazah untuk melamar pekerjaan mulai 2017. Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari pemberlakukan Penomoran Ijazah Nasional (PIN) untuk mencegah ijazah palsu. PIN akan mulai dilaksanakan pada 27 Januari 2017 dengan masa transisi sampai dengan Desember 2018.

“Pengguna ijazah ada dari pemerintah, industri, sehingga, ke depan tak usah legalisir dan lain-lain untuk verifikasi ijazah,” kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir di kantor Kemristekdikti, Senayan, Jakarta, Rabu (28/12).

Kemristekdikti telah meluncurkan program pengecekan keaslian ijazah melalui daring, yakni dengan Program Sistem Verifikasi Ijazah secara elektronik (SIVIL) dan Penomoran Ijazah Nasional (PIN). Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar mudah mengecek keabsahan ijazah dengan cepat, tepat, dan akurat.

Sistem verifikasi ijazah online tersebut terintegrasi dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, sehingga keabsahan seorang lulusan akan diverifikasi konsistensinya dengan riwayat proses pendidikan di perguruan tinggi dan pemenuhan atas standar nasional pendidikan tinggi. Nasir menuturkan, siapapun dapat mengecek keaslian ijazah dengan akses www.belmawa.ristekdikti.go.id/ijazah. Apabila nomor ijazah mengarahkan pengguna memasuki pangkalan data, maka ijazah dipastikan asli.
model cetak buat pdf untuk berita ini

Rektor Buka Pelatihan Asesor Kompetensi

Sabtu 17 Desember 2016 - 06:52:28

gambar: wr_1_buka_pelatihan_asesor-1
Padang, FPIK UBH - Rektor Universitas Bung Hatta yang diwakili WR 1, Dr. Hendra Suherman membuka secara resmi Pelatihan Asesor Kometensi angkatan 1 yang dilaksanakan oleh Panitia Teknis Uji Kompetensi (PTUK) Universitas Bung Hatta. Rektor mengatakan bahwa kegiatan pelatihan asesor ini merupakan kegiatan yang sangat penting dalam rangka mewujudkan Universitas Bung Hatta menjadi universitas berkelas dunia. Para asesor kompetensi ini nantinya yang akan menguji mahasiswa Universitas Bung Hatta untuk memperoleh Sertifikat Kompetensi. Berdasarkan Peraturan Rektor Universitas Bung Hatta nomor 1 tahun 2015 pasal 59 dijelaskan bahwa wisudawan Universitas Bung Hatta berhak menerima 4 dokumen akademik, yakni Ijazah, transkrip nilai, Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) dan Sertifikat Kompetensi.

Dr. Elfiondri sebagai pengurus PTUK Universitas Bung Hatta dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Pelatihan Asesor Kompetensi angkatan 1 ini diikuti oleh 25 orang peserta yang berasal dari dosen-dosen di lingkungan Universitas Bung Hatta, dosen-dosen dari Universitas Muaro Bungo dan Guru SMKN 3 Pariaman. Pelatihan dilaksanakan selama 5 hari yang dimulai tanggal 15 Desember 2016 sampai tanggal 19 Desember 2016. Sebagai instruktur dalam Pelatihan ini adalah Master Asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Jakarta. Insya Allah dengan sudah tersedianya asesor di masing-masing fakultas di lingkungan Universitas Bung Hatta, maka pada bulan Februari 2017 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Bung Hatta akan diserahkan lisensinya oleh BNSP kata Dr. Elfiondri.
model cetak buat pdf untuk berita ini

Bergelar Doktor Honoris Causa, Ini Resolusi Menteri Susi di 2017

Minggu 11 Desember 2016 - 14:50:10

gambar: menteri-susi-paparkan-perkembangan-penanganan-kasus-illegal-fishing-tebe-7 FPIK UBH - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga memiliki harapan untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk sambut tahun baru.
Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan juga memiliki harapan menyambut tahun baru. Susi Pudjiastuti menginginkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) lebih baik di tahun depan.
Saat ditanyakan mengenai resolusi untuk pribadi dan KKP di acara makan siang bersama, Menteri Susi hanya menjawab singkat diikuti dengan guyonan yang mengocok perut.
"Maunya sih kerjanya kurang," kata Susi sambil tertawa di rumah dinas Widya Chandra, Jakarta, Jumat (9/12/2016).
Sementara untuk KKP pun, Menteri Susi hanya sedikit berbicara. "KKP lebih baik lagi, ikan lebih banyak, dan nelayan lebih senang," dia berharap.
Menteri Susi Pudjiastuti sudah menerima gelar Doctor Honoris Causa atau doktor kehormatan dari Universitas Diponegoro. Gelar ini tak lantas membuat Susi berubah 180 derajat. Dia tetap ceplas ceplos tampil apa adanya. "Sama saja, tidak ada yang berubah," ujar beliau.

model cetak buat pdf untuk berita ini
Halaman       >>  
Fasilitas Pencarian
Belum ada agenda bulan ini.

SSRKJSM


12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728




Download Terbaru
Translate This Page
Copyright (c) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta
Dibangun oleh Tim Swakelola PTSS 2009 Univ. Bung Hatta bersama CV. Djamboe WebDesign